Terms of Service

Ketentuan Layanan FaithServer

Terakhir diperbarui: 29 Desember 2025

Dengan menggunakan layanan dari FaithServer (“Kami”), Anda (“Pengguna” atau “Klien”) dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh ketentuan dalam Terms of Service ini.

1) Definisi

  • FaithServer adalah penyedia layanan server dan infrastruktur digital.
  • Pengguna / Klien adalah individu, badan usaha, atau pihak lain yang menggunakan layanan FaithServer.
  • Layanan mencakup VPS, RDP, Dedicated / Bare Metal Server, dan layanan pendukung terkait.
  • Suspend adalah penghentian sementara akses terhadap layanan.
  • Termination adalah penghentian permanen layanan.
  • Provider / Upstream adalah data center, network provider, vendor, atau pihak ketiga lain yang mendukung operasional layanan FaithServer.

2) Ruang Lingkup Layanan

FaithServer menyediakan layanan:

  • VPS (Virtual Private Server)
  • RDP (Remote Desktop Protocol)
  • Dedicated / Bare Metal Server
  • Layanan pendukung terkait infrastruktur server

Layanan diberikan sesuai paket, spesifikasi, lokasi, dan ketersediaan yang dipilih oleh Pengguna.

3) Pembentukan Perjanjian

Dengan melakukan pemesanan, pembayaran, aktivasi, atau penggunaan layanan FaithServer, Pengguna dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh Terms of Service ini beserta kebijakan lain yang terkait.

Penggunaan layanan juga tunduk pada kebijakan provider, upstream, data center, dan peraturan hukum yang berlaku sesuai lokasi layanan digunakan.

4) Kewajiban & Tanggung Jawab Pengguna

Pengguna bertanggung jawab penuh atas penggunaan layanan, termasuk namun tidak terbatas pada:

  • Seluruh aktivitas yang dilakukan di dalam server
  • Keamanan akun, akses login, password, dan data
  • Konten, aplikasi, script, layanan, trafik, dan konfigurasi yang berjalan di server
  • Port, service, atau akses publik yang dibuka pada server
  • Kepatuhan terhadap hukum yang berlaku dan kebijakan provider/upstream
  • Pengguna tidak boleh berbagi akses login secara sembarangan kepada pihak lain.
  • Pengguna wajib menggunakan password yang kuat dan menjaga kerahasiaan kredensial.
  • Pengguna wajib melakukan update sistem, patch keamanan, dan hardening seperlunya.
  • Port, service, panel, dan endpoint yang terbuka menjadi tanggung jawab Pengguna.

FaithServer tidak bertanggung jawab atas kerugian akibat kesalahan konfigurasi, kelalaian pengamanan, penyalahgunaan server, atau kompromi sistem pada sisi Pengguna.

5) Acceptable Use / Larangan

Pengguna dilarang melakukan, mencoba melakukan, memfasilitasi, atau membiarkan layanan digunakan untuk aktivitas terlarang berikut.

5.1 Aktivitas yang Menyebabkan IP Blacklist

Aktivitas yang berpotensi menyebabkan IP masuk blacklist, termasuk tetapi tidak terbatas pada spam, mail abuse, reputasi IP buruk, atau aktivitas yang memicu DNSBL / blacklist sejenis.

5.2 Phishing dan Penipuan

  • Situs phishing
  • Website penipuan
  • Halaman login palsu
  • Scam kartu kredit atau penipuan finansial lainnya

5.3 Spam dan Mail Abuse

  • Pengiriman email spam massal
  • SMTP abuse / relaying tidak sah
  • Mail bomber
  • Newsletter unsolicited tanpa persetujuan penerima

5.4 Serangan DDoS

  • Melakukan, mencoba, atau memfasilitasi serangan DDoS
  • Menggunakan server sebagai target, sumber, relay, atau bagian dari serangan DDoS

5.5 Aktivitas Hacking dan Keamanan

  • Netscan / portscan tanpa izin tertulis
  • Tools hacking, exploit, exploit kit, atau percobaan peretasan
  • Malware, virus, trojan, ransomware, backdoor, atau file berbahaya

5.6 Script Berbahaya / Penyalahgunaan Resource

  • Script untuk DDoS, port scanning, brute force, flood, atau abuse otomatis lainnya
  • Crypto mining untuk produk tertentu atau melanggar kebijakan provider/upstream
  • Penyalahgunaan resource berlebihan yang mengganggu sistem atau jaringan

5.7 Konten Terlarang

  • Konten ilegal atau melanggar hukum
  • Konten yang melanggar hak pihak lain, termasuk hak cipta dan merek dagang
  • Pornografi atau konten yang dilarang oleh peraturan setempat

5.8 Botnet & Aktivitas Kriminal

  • Botnet / command-and-control
  • Carding, fraud, atau aktivitas kriminal digital lainnya
  • Doorway page atau aktivitas manipulatif yang melanggar hukum

6) Billing, Renewal, dan Pembayaran

  • Pembayaran layanan wajib dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo.
  • FaithServer berhak melakukan suspend otomatis terhadap layanan yang melewati jatuh tempo.
  • Perpanjangan layanan mengikuti ketentuan paket, periode, dan harga yang berlaku pada layanan terkait.
  • Promo, harga khusus, atau penawaran tertentu dapat memiliki syarat perpanjangan yang berbeda.
  • FaithServer berhak menyesuaikan harga, fitur, atau spesifikasi layanan untuk order baru maupun renewal sesuai kebijakan yang berlaku.

7) Refund Policy

  • Semua layanan digital/infrastruktur yang telah aktif bersifat non-refundable, kecuali dinyatakan lain secara tertulis.
  • Refund tidak berlaku untuk suspend atau termination akibat pelanggaran ToS, kesalahan konfigurasi pengguna, atau perubahan kebutuhan pengguna.
  • Tidak ada penggantian, penukaran, atau refund untuk layanan VPS yang disebabkan semata-mata karena IP VPS terdaftar, ditandai, atau masuk blacklist pada website, sistem reputasi, database blacklist, atau platform pihak ketiga mana pun.
  • Biaya yang telah dibayarkan untuk layanan aktif, provisioning, lisensi, add-on, atau biaya pihak ketiga tidak wajib dikembalikan kecuali dinyatakan lain secara tertulis.
  • Apabila Pengguna melakukan dispute, chargeback, payment reversal, atau pembatalan sepihak atas transaksi yang telah dibayarkan tanpa penyelesaian terlebih dahulu dengan FaithServer, maka FaithServer berhak melakukan suspend layanan dan memblokir akun pelanggan

8) Suspend, Restriction, Termination

Untuk menjaga keamanan jaringan, kepatuhan, dan stabilitas layanan, FaithServer berhak melakukan tindakan tanpa pemberitahuan sebelumnya apabila diperlukan.

  • Suspend sementara layanan
  • Pembatasan akses atau isolasi server
  • Pembekuan fungsi tertentu selama investigasi
  • Termination permanen
  • Penghapusan data bila diperlukan untuk mitigasi atau keamanan
  • Penolakan layanan di masa mendatang
  • Suspend dapat dilakukan tanpa notifikasi sebelumnya.
  • Investigasi abuse dapat menyebabkan pembatasan akses sementara terhadap layanan.
  • Termination final dapat dilakukan berdasarkan kebijakan internal dan/atau permintaan provider, upstream, data center, atau otoritas berwenang.
  • FaithServer berhak mengambil tindakan segera apabila diwajibkan oleh provider/upstream, otoritas berwenang, atau kebutuhan mitigasi keamanan jaringan.

9) Backup, Data, dan Retensi

  • Pengguna wajib memiliki backup independen atas data, konfigurasi, dan sistem yang digunakan.
  • FaithServer tidak menjamin backup otomatis, kecuali dinyatakan secara tertulis pada paket tertentu.
  • FaithServer tidak bertanggung jawab atas kehilangan data akibat kegagalan hardware, kesalahan konfigurasi, kompromi sistem, suspend, termination, atau force majeure.
  • Apabila layanan tidak diperpanjang dalam jangka waktu tertentu, data dapat dihapus permanen dan tidak dapat dipulihkan.
  • Setelah termination atau layanan kedaluwarsa melewati masa tenggang, data dapat dihapus permanen tanpa kewajiban penyimpanan lanjutan oleh FaithServer.

10) Maintenance, Downtime, dan SLA

FaithServer berusaha menjaga ketersediaan layanan sebaik mungkin, namun tidak menjamin layanan akan selalu bebas dari downtime, gangguan, keterlambatan, atau interupsi.

  • Downtime dapat terjadi karena maintenance terjadwal, maintenance darurat, gangguan jaringan, kegagalan hardware/software, serangan siber, atau faktor di luar kendali.
  • Maintenance darurat dapat dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya bila diperlukan.
  • Kecuali dinyatakan secara tertulis dalam SLA terpisah, seluruh layanan diberikan atas dasar best effort.

11) KYC / Compliance / Abuse Handling

FaithServer pada prinsipnya tidak mewajibkan verifikasi identitas untuk seluruh pelanggan. Namun, FaithServer berhak meminta verifikasi identitas atau dokumen pendukung apabila terdapat indikasi penyalahgunaan layanan, laporan abuse yang kredibel, kebutuhan mitigasi risiko, kewajiban kepatuhan, atau permintaan dari pihak berwenang.

Pengguna wajib segera merespons, memberikan klarifikasi, dan/atau mengambil tindakan yang diperlukan apabila terdapat laporan abuse, notifikasi pelanggaran, permintaan klarifikasi, atau permintaan mitigasi yang berkaitan dengan layanan yang digunakan.

  • Pengguna wajib menangani laporan abuse dalam waktu yang wajar atau sesuai tenggat waktu yang diberikan.
  • Pengguna wajib bekerja sama selama proses investigasi, mitigasi, atau permintaan klarifikasi berlangsung.
  • Apabila diperlukan untuk menghentikan abuse atau menjaga stabilitas jaringan, FaithServer berhak melakukan suspend, restriction, null route, isolasi, atau tindakan teknis lainnya tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  • Jika Pengguna gagal merespons, mengabaikan, menolak bekerja sama, atau tidak menyelesaikan laporan abuse dalam waktu yang wajar, FaithServer berhak melakukan suspend atau termination terhadap layanan terkait.

Jika Pengguna tidak dapat memenuhi permintaan verifikasi, klarifikasi, atau penanganan abuse dalam waktu yang wajar, FaithServer berhak melakukan pembatasan layanan, suspend, atau termination sesuai kebijakan yang berlaku.

12) Hak Kekayaan Intelektual / Copyright Complaints

Pengguna bertanggung jawab penuh atas seluruh konten, file, aplikasi, dan data yang disimpan, dijalankan, atau didistribusikan melalui layanan FaithServer.

  • Pengguna dilarang menggunakan layanan untuk konten yang melanggar hak cipta, merek dagang, atau hak pihak ketiga lainnya.
  • FaithServer berhak menindaklanjuti laporan pelanggaran hak cipta (termasuk pada server di region yang berlaku DMCA), termasuk dengan suspend sementara, pembatasan akses, atau termination layanan bila diperlukan.
  • FaithServer dapat meminta klarifikasi, bukti hak penggunaan, atau dokumen pendukung atas konten yang dilaporkan.

13) Batasan Tanggung Jawab

  • FaithServer tidak bertanggung jawab atas kehilangan keuntungan, kehilangan data, gangguan bisnis, atau kerugian tidak langsung lainnya.
  • FaithServer tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kerugian yang timbul akibat penggunaan layanan yang tidak sesuai, kesalahan konfigurasi, kelalaian pengamanan, atau tindakan pihak ketiga.
  • Pengguna memahami bahwa sebagian layanan dapat bergantung pada provider, upstream, data center, jaringan, software, atau pihak ketiga lainnya.

14) Perubahan Layanan dan Ketentuan

FaithServer berhak mengubah, memperbarui, menyesuaikan, atau mengganti sebagian maupun seluruh isi Terms of Service, fitur layanan, harga, spesifikasi, atau kebijakan operasional kapan saja.

Perubahan akan berlaku setelah dipublikasikan di website resmi FaithServer atau media resmi lainnya.

15) Hukum yang Berlaku

  • Terms of Service ini tunduk pada hukum Republik Indonesia.

16) Kontak

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait Terms of Service ini, silakan hubungi kami:

Email: admin@faithserver.com
Website: https://faithserver.com

Last updated: 29 Desember 2025